Perekaman 3D Goa Vavompogaro: Upaya Pelestarian Situs Budaya Morowali
- Nov 09, 2024
- Admin
Morowali, 9 November 2024 – Dewan Kebudayaan Morowali memulai langkah besar dalam pelestarian budaya melalui perekaman digital tiga dimensi terhadap Goa Vavompogaro, sebuah situs arkeologi bersejarah yang terletak di Kabupaten Morowali. Ketua Dewan Kebudayaan Morowali, Amir Aminuddin, S.Pd., M.M., menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan melestarikan keindahan serta nilai sejarah goa, yang menjadi saksi peradaban kuno di daerah Morowali.
“Sejak Bidang Budaya menjadi bagian dari struktur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Morowali, kami melihat dukungan kebudayaan semakin berkembang, baik dari segi anggaran maupun kebijakan,” ujar Amir. Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran aktivitas tambang di sekitar Goa Vavompogaro membawa tantangan tersendiri terhadap kelestarian situs ini. Oleh sebab itu, perekaman digital menjadi solusi untuk mengantisipasi potensi kerusakan yang dapat diakibatkan oleh aktivitas manusia dan faktor alam.
Amir berharap bahwa melalui dokumentasi ini, masyarakat bisa melihat dan merasakan suasana Goa Vavompogaro tanpa harus datang langsung. Selain itu, rekaman ini akan menjadi sumber edukasi bagi masyarakat tentang nilai sejarah Morowali, membantu mereka memahami warisan budaya lokal dengan lebih baik.
Kegiatan perekaman 3D ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII dan XVIII, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Morowali. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga kekayaan sejarah Morowali dan melindungi situs-situs berharga seperti Goa Vavompogaro dari dampak yang mungkin timbul di masa depan.
Dengan adanya dokumentasi digital ini, Dewan Kebudayaan Morowali berharap agar masyarakat luas dapat memahami dan menghargai Morowali sebagai wilayah yang kaya akan sejarah dan peradaban.